Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2020

Parah!! Iuran BPJS Naik

Gambar
BPJS "Badan Penyelenggara Jaminan Sosial" UU BPJS menentukan bahwa, “BPJS Kesehatan berfungsi menyelenggarakan program jaminan kesehatan”. Jaminan kesehatan menurut UU SJSN diselenggarakan secara nasional berdasarkan prinsip asuransi sosial dan prinsip ekuitas, dengan tujuan menjamin agar peserta memperoleh manfaat pemeliharaan kesehatan dan perlindungan dalam memenuhi kebutuhan dasar kesehatan. BPJS Ketenagakerjaan menurut UU BPJS berfungsi menyelenggarakan 4 program, yaitu program jaminan kecelakaan kerja, jaminan hari tua, jaminan pensiun, dan jaminan kematian. Tak dapat dipungkiri bahwa pengguna BPJS mencapai 224,1 juta atau 83% dari total penduduk Indonesia yang berjumlah 269 juta orang. Ketika fokus rakyat Indonesia tertuju pada Covid-19. Dengan sangat mengejutkan bahwa uirab BPJS kembali naik bahkan sudah disepakati bahwa kenaikan dibatalkan pada 31 Maret 2020 oleh Mahkamah Agung (MA). Lalu kenapa pada waktu seperti ini di naikkan kembali secara tiba tiba, deng

Puisi : "MERAMPAS KEMBALI HAK-HAK KITA"

MERAMPAS KEMBALI HAK-HAK KITA Kita tidak boleh seperti ini Melihat komplotan asing berlalu lalang Yang merampas hak-hak kita Tidak pantas Tanah ini tanah kita Kita lah yang berhak menguasainya Bukan orang-orang asing yang seenaknya menguasai Aku tidak ingin menjadi budak dinegeri ku sendiri Negeri yang di perjuangkan oleh para pejuang terdahulu Yang rela melawan senapan hanya dengan sepotong bambu Yang rela mempertaruhkan nyawanya demi negeri tercinta ini Sudah cukup, ratusan tahun kita merasakan penderitaan Aku tidak mao lagi mendengar hingar bingar penjajahan Aku ingin merdeka Aku ingin merdeka dinegeri ku sendiri Aku ingin merampasnya dari mereka Memperjuangkan hak-hak kita Aku tidak ingin melihat ibu pertiwi menangis lagi Sekarang sudah saatnya kita yang merasakan hak-hak kita Kita yang harus berkuasa Kita yang harus mengelolanya Merdeka merdeka Merdeka ku merdeka mereka Merdeka indonesia ku Ditulis oleh Farh

Kiat- Kiat Pemuda yang Dirindukan Surga

Di dalam Al-Quran banyak membahas anak muda, contohnya anak nabi adam yaitu “Habil dan Qabil” dimana secara literatur yang kita ketahui bahwa Habil merupakan anak yang baik dan Qabil adalah anak yang malas-malasan atau iri dengki, dan cerita singkatnya Qabil lah yang membunuh Habil. Selain itu juga yang sudah kita ketahui cerita tentang Nabi Ibrahim di masa muda, dimana Nabi Ibrahim berani bertindak atau berkata jujur yang benar dikatakan benar yang salah di katakan salah, pada suatu ketika nabi merasa ada yang salah dengan dengan masyrakat pada zamannya yang menyembah berhala atau patung, pada suatu ketika di hari raya nabi ibrahim memotong seluruh kepala patung patung atau berhala yang kecil dengan kapak, dan nabi ibrahim sehabis itu menaruh kapak yang di gunakan u n t u k memotong kepala berhala di taruh di leher patung berhala yang besar, selepas itu masyarakat yang menyembah patung berhala marah besar kepada nabi ibrahim dan menuduh kalau nabi ibrahim yang melakukan hal ters

Pendidikan Di tengah Pandemi Covid-19

Melansir dari tirto.id, Program Wajib Belajar sudah ada sejak tahun 1950, di mana pemerintah melakukan percobaan Wajib Belajar 6 tahun, dilanjutkan tahun 1984, pemerintah mencanangkan Gerakan Wajib Belajar (Wajar) 6 tahun (SD), lalu di tahun 1994 Wajar 9 tahun (SMP), dan terakhir tahun 2015 Wajar 12 tahun (SMA). Sejak kemerdekaan pendidikan merupakan salah satu tujuan nasional, hal tersebut terdapat pada pembukaan UUD 194. Landasan pokok keberadaan sistem pendidikan nasional tercantum dalam batang tubuh UUD 1945 yaitu Bab XIII, Pasal 31, ayat (1) yang menyatakan bahwa, setiap warga negara berhak mendapatkan pengajaran. Dalam keadaan saat ini Indonesia merupakan salah satu negara yang terdampak virus corona (Covid-19) dan itu jelas membuat semua sektor terhambat seperti ekonomi, politik bahkan pendidikan karena untuk memutus rantai penyebaran virus setiap orang harus mampu menjaga jarak sampai diwajibkan karantina #dirumahsaja, hal ini juga terjadi dalam pendidikan jarak jauh yang

Fastabiqul Khairat di Bulan Ramadhan Pada Masa Pandemi Covid-19

Gambar
Kini yang kita rindukan   sudah datang , kerinduan yang telah dinantikan oleh seluruh umat muslim dunia, bulan ramadhan yang kami tunggu kau benar -benar datang, bersyukur dan berterimakasih kepada Allah sang maha Agung atas segala kenikmatan yang telah Engkau berikan kepada kami semua umat ( islam) karena bisa merasakan dan melaksanakan ibadah puasa ramdhan. Marhaban yaa ramadhan…. Ramadhan   pada tahun ini memang berbeda, tidak ada yang menyangka, tidak ada lagi solat tarawih berjamaah dimasjid, tidak ada lagi aktivitas dimasjid, tidak lagi istilah bukber atau buka bersama dengan teman-teman, tidak ada lagi istilah ngabuburit, tidak ada lagi kajian kajian di masjid. Pasalnya kita semua harus menaati pemerintah untuk tetap berada dirumah dan menghindari kerumunan warga atau kelompok untuk memutus rantai virus corona. Istilah fastabiqul khoirat terdapat dalam Quran surat Al-Baqoroh 148 yang artinya berlomba-lomba dalam kebaiakan hendaknya kita melakukan dengan sebaik-baik