Postingan

Menampilkan postingan dari Juni, 2023

Rayakan Idul Adha, PK IMM FIP UMJ Potong Hewan Qurban Bersama Masyarakat Di Lingkungan Kampus

Gambar
Rayakan Idul Adha, PK IMM FIP UMJ Potong Hewan Qurban Bersama Masyarakat Di Lingkungan Kampus Kamis 29 Juni 2023, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Jakarta (IMM FIP UMJ) melakukan Potong hewan Qurban bersama masyarakat di lingkungan Universitas Muhammadiyah Jakarta. Sebulan sebelum hari Raya Idul Adha. PK IMM FIP UMJ melakukan penyebaran pamflet open donasi untuk hewan qurban. Pamflet tersebut disebarkan masif melalui berbagai media digital. Seperti WhatsApp, Instagram dan secara langsung. Open donasi hewan qurban merupakan salah satu program kerja dari Bidang Tabligh dan Kajian Keislaman PK IMM FIP UMJ, yaitu Defi Fadilah Antoni dan Ananda Febrianti selaku Ketua dan Sekretaris Bidang. Diketahui sampai hari Perayaan, yaitu hari Rabu total keseluruhan donasi yang didapatkan berjumlah Rp 7.000.000. donasi yang didapatkan berasal dari Pimpinan Fakultas Ilmu Pendidikan, Dosen, mahasiswa, serta donatur-donatur lainnya. Dari jumlah yang sudah di
Peran Muhammadiyah dalam rangka mencerdaskan generasi penerus bangsa di luar negeri Oleh Muhammad Riham Sulton Edy Kader PK IMM FIP UMJ 2020   Stigma yang meluas di masyarakat: jika ada warga negara Indonesia yang bisa bekerja di luar negeri, mereka adalah orang yang sudah mencapai tahap sukses. Mereka mengeluhkan nasib rakyat di negara tersebut karena mereka menginginkan kehidupan yang lebih baik dan mereka menginginkan pendidikan yang lebih baik. Di balik kisah sukses PMI (Pekerja Migran Indonesia) ada fakta yang cukup memprihatinkan. Menurut laporan berita BBC, Indonesia mengindikasikan puluhan bahkan ratusan ribu anak lahir di negara lain (dalam hal ini Malaysia) tanpa kewarganegaraan. Hal ini mungkin disebabkan meningkatnya perkawinan antara PMI yang menikah dengan penduduk lokal (Malaysia) tanpa sepengetahuan otoritas setempat, atau pasangan PMI yang melahirkan di Malaysia tanpa terlebih dahulu mengunjungi kedutaan Indonesia di Malaysia. Akibatnya, anak-anak tersebut tidak memili