Postingan

Menampilkan postingan dari Juni, 2020

Pendidikan Online di Mata Anak Kampoeng

Sangat diluar kendali memang keadaan seperti ini, apa boleh buat kita sebagai manusia hanya berusaha dan melakukan kerja keras yang terbaik untuk aspek kehidupan terutama aspek pendidikan. Dengan keadaan seperti ini dan tuntutaan bahwasannya proses belajar mengajar harus tetap berjalan. Hanya saja media penyampaian atau proses nya saja yang diubah. Yang diharapkan bahwasannya anak anak di Indonesia tetap mendapatkan hak mereka untuk mendapatkan ilmu. Dengan adanya virus corona, tercatat semenjak 16 maret 2020 segala aspek dalam kehidupan berubah. Tak terkecuali aspek pendidikan. Dengan adanya peraturan pemerintah yang menganjurkan untuk tetap dirumah. Maka, salah satu alternatif untuk melakukan pembelajaran adalah dengan E-Learning. Yang untuk sebagian daerah di Indonesia system ini memang dianggap tabu atau aneh oleh beberapa orang. Bagi sekolah-sekolah yg berada diperkotaan system ini memang sudah biasa, bahkan sudah mulai diterapkan oleh sekolah yang bercap “sekolah inter

IMMawati Garis Keras

Perempuan adalah salah satu makhluk Allah yang paling istimewa. Banyak kekhususan yang diberikan kepada perempuan yang  tidak diberikan kepada laki-laki. Di antaranya, perempuan diberikan keistimewaan untuk mengandung, melahirkan, dan menyusui. Bahkan, dalam Alquran terdapat satu surah yang bernama an-Nisaa [4] yang bermakna perempuan. Surah ini terdiri atas 176 ayat dan masuk dalam kategori surah Madaniyyah, yang diturunkan di Madinah. Surah ini merupakan yang terpanjang dalam kategori Madaniyyah sesudah surah al-Baqarah [2]. Dinamakan surah an-Nisaa [4] karena di dalamnya banyak membicarakan hal-hal yang berhubungan dengan perempuan dibandingkan surah-surah lainnya. Perempuan adalah makhluk yang paling indah dan menarik, seperti perhiasan. Karena itu, banyak orang yang senantiasa menyukai dan menyenanginya. Dalam salah satu sabda Nabi Muhammad, Rasulullah SAW mengatakan, ''Dunia ini adalah perhiasan, dan sebaik-baiknya perhiasan adalah istri yang salehah.'' (HR

KEMUHAMMADIYAHAN

Muhammadiyah memiliki Organisasi Otonom, dimana organisasi tersebut dibentuk oleh Persyarikatan Muhammadiyah dengan bimbingan dan pengawasan serta diberi hak dan kewajiban untuk mengatur rumah tangganya sendiri, bisa dalam membina warga Persyarikatan Muhammadiyah maupun dalam bidang-bidang tertentu dalam rangka mencapai maksud dan tujuan Persyarikatan Muhammadiyah. Salah satu Organisasi Otonom yang dimiliki dalam lingkup mahasiswa yaitu, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM). Maka dari itu Pimpinan Komisariat IMM Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Jakarta Cabang Cirendeu menimbang beberapa kegiatan perkaderan penunjang yang biasa dilakukan di lingkungan kampus tetapi tidak bisa dilakukan dikarenakan pandemi Covid-19   yang mengharuskan kita semua melakukan Physical Distancing . Kegiatan Upgrading yang biasa dilakukan setiap tahun oleh PK IMM FIP dialihkan menjadi kegiatan Pekan Kajian Ideologi dengan berbasis daring. Tetapi penulis tetap optimis perkaderan yang dilakukan

IMM Untuk Muhammadiyah

Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) adalah organisasi perkaderan, karena itu pimpinan komisariat IMM Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Jakarta cabang Cirendeu mengadakan kegiatan-kegiatan guna menambah ilmu dan wawasan   kader, salah satunya adalah kegiatan perkaderan pendukung up grading. Up grading adalah kegiatan wajib rutin IMM FIP UMJ yang selalu dilaksanakan setiap tahunya, biasanya membahas tentang idiologi IMM dan Muhammadiyah dengan tujuan memperkuat daya ingat para kader yang sebelumnya materi tersebut sudah disampaikan pada saat perkaderan utama atau DAD. Di tahun-tahun sebelumnya kegiatan perkaderan pendukung ini selalu dilaksanakan secara langsung (bertatap muka), tapi akibat mewabahnya virus covid-19 kegitan ini dilakukan secara daring/online sesuai dengan himbawan Dewan Pimpinan Pusat IMM untuk senantiasa mengindahkan physical distancing guna penanggulangan dan pencegahan penyebaran covid-19. Tepat pada hari Rabu, 3 Juni 2020 IMM FIP UMJ kem

Pekan Kajian Ideologi; Makna Kader Ikatan

Gambar
  Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah adalah organisasi perkaderan. Dengan itu, PK IMM FIP Cabang Cirendeu telah menimbang beberapa kegiatan perkaderan yang biasanya diadakan diarea campus dengan kegiatan diskusi bersama kader tidak bisa dilaksanakan pada kali ini. Karena pandemi Covid-19 yang mengharuskan kita semua melakukan pshycal distancing. Rasanya memang kurang "apdol" melakukan kegiatan perkaderan tanpa tatap muka. Tapi penulis yakin elemen-elemen jajaran disetiap jenjang komisariat, cabang, daerah maupun pusat. Sudah melakukan cara terbaiknya untuk melakukan perkaderan agar kader-kader IMM tetap mendapatkan ilmu pengetahuan dimanapun dan kapanpun. Dewan Pimpinan Pusat pada tanggal 20 Mei 2020 telah mengeluarkan maklumat prihal perkaderan IMM dimasa Pandemi Covid-19 dengan keputusan bahwasannya tidak melakukan kegiatan perkaderan secara daring/online terutama pada perkaderan utama (DAD, DAM dan DAP) dan perkaderan khusus (LID, LIM dan LIP). Tetapi selain perkaderan ut

Mazhab Cinta Rabiah Al-adawiyah

Gambar
Cinta (Mahabbah) adalah salah satu jalan untuk mengenal Allah. Sebagaimana dalam Al Qur'an disebutkan yang artinya, "Aku (Allah) mencipta jin dan manusia tidak lain supaya mereka beribadah kepada-Ku" (QS Al-Zariyat [51] : 56). Didalam ayat ini, tersirat pengertian bahwa dalam jalan cinta terdapat pengabdian kepada Yang Dicintai. Selain itu, para sufi juga menghubungkan pencapaian di jalan cinta dan perolehan pengetahuan yang mendalam tentang Yang Hakiki. Ibnu Abbas misalnya, menafsirkan perkataan "supaya beribadah kepada-Ku" dalam ayat tersebut sebagai "upaya mencapai pengetahuan-Ku (melalui jalan cinta)". Cinta atau al-hub dalam pandangan Rabiah Al Adawiyah merupakan cetusan dari perasaan rindu dan pasrah kepada-Nya. Perasaan tersebut menghujam dalam di hatinya, membuatnya mengorbankan seluruh hidupnya untuk mencintai Allah. Sampai akhir hayatnya Rabiah tidak menikah karena begitu mendalam perasaan cintanya kepada Allah. Hatinya seperti se